PERANAN PEMASARAN DALAM ORGANISASI

4 Mar

PENGERTIAN PEMASARAN

pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditunjukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

 

PENGERTIAN MANAJEMEN PEMASARAN 

 Manajemen pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran barang, jasa dan gagasan untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi.

 Manajemen pemasaran terjadi apabila sekurang-kurangnya satu pihak dari pertukaran potensial memikirkan cara untuk mendapatkan tanggapan dari pihak lain sesuai dengan yang dikehendaki.

PERAN PEMASARAN DALAM ORGANISASI

 Di dalam suatu organisasi manajer harus menyusun suatu struktur organisasi formal yang orang-orang serta sumber-sumber fisiknya dipersiapkan dengan baik untuk melaksanakan rencana dan mencapai tujuan keseluruhan.

 

Berikut ini peranan pemasaran dalam organisasi : 

 Peran Pemasaran dalam Sektor Bisnis 

 Di dalam sektor bisnis, pemasaran mulai di sadari oleh berbagai perusahaan pada waktu yang berbeda. Ada beberapa sebagian contoh yang termasuk dalam kategori pelopor di Asia seperti misalnya unilever, philips, dan sony. Di berbagai negara memiliki perbedaan dalam mempraktikan pada pangsa pasarnya. Secara umum, pemasaran cepat menyebar di perusahaan – perusahaan penghasil produk konsumen dalam bentuk kemasan (consumer packaged-goods), dan perusahaan penghasil produk untuk konsumen tahan lama (consumer durable-goods), dan perusahaan barang industri. Perusahaan jasa atau pelayanan konsumen  (consumer service firm), khususnya untuk perusahaan penerbangan dan bank mereka telah menuju pada pemasaran modern.

Peran Pemasaran dalam Sektor Non-Profit

Pemasaran semakin menarik minat organisasi non profit seperti perguruan tinggi, rumah sakit, gereja, dan kelompok kesenian, khususnya di Negara-negara maju. Berbagai instansi pemerintah dan lembaga non – profit swasta juga meluncurkan kampanye pemasaran sosial untuk mengurangi merokok, minum alkohol, penggunaan obat bius, dan hubungan seks yang tidak aman.

 Peran Pemasaran dalam Sektor Internasional 

Perusahaan multi nasional banyak menanamkan modalnya untuk meningkatkan kemampuan pemasaran globalnya. Beberapa perusahaan multi nasional Eropa dan Jepang seperti Nestle, Benetton, Unilever, Sony, dan lain sebagainya dalam banyak hal telah memahami pemasaran secara lebih baik dan mengalahkan para pesaingnya dari Amerika Serikat. Perusahaan multi nasional telah memperkenalkan dan menyebarluaskan praktik pemasaran modern ke seluruh dunia. Hal ini memaksa perusahaan-perusahaan domestik yang lebih kecil di berbagai Negara untuk memperkuat pemasaran mereka supaya dapat bersaing secara efektif dengan perusahaan multi nasional.

 

KONSEP PEMASARAN

 Adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Menempatkan pembeli sebagai pusat kegiatan pemasaran, kebutuhan dan keinginan pembeli harus dimasukkan ke dalam proses produk yang ditawarkan oleh perusahaan.

 

Menurut (Philip Kotler, 1997:21) , konsep pemasaran adalah suatu kunci untuk mencapai keberhasilan tujuan di dalam organisasi yang terdiri dari penentuan suatu kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan konsumen secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing. Berikut ada beberapa konsep pemasaran yang perlu kita perhatikan, yaitu :

Kebutuhan adalah suatu keadaan yang dirasakan tidak pernah mendapatkan kepuasan dan sifatnya terletak di dalam tubuh dan kondisi manusia itu sendiri. Misalnya kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan.

Keinginan adalah suatu kehendak yang kuat dari dalam diri manusia akan sebuah kepuasan terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Misalnya setiap orang membutuhkan makan tetapi dapat dipuaskan melalui jenis makanan yang berbeda seperti orang yang satu makan roti yang lainnya makan nasi goreng.

Permintaan adalah keinginan terhadap suatu produk-produk tertentu yang di dukung oleh suatu kemampuan dan kemauan untuk membelinya. Misalnya banyak orang ingin mobil Mercedes, namun hanya sedikit orang yang mampu dan mau membelinya.

Produk atau tawaran adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepada seseorang untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan berupa barang, jasa maupun ide-ide.

Nilai dan kepuasan merupakan suatu dimana pembeli atau sasaran merasakan terpenuhinya keinginan atau kebutuhannya, sehingga membuktikan produk dan tawaran berhasil.

 

KONSEP-KONSEP PEDOMAN ORGANISASI DALAM PEMASARAN

      Kegiatan pemasaran hendaknya dilakukan dibawah filososi yang telah dipikirkan secara matang tentang pemasaran yang efisien, efektif dan bertanggung jawab sosial. Ada empat konsep bersaing yang dijadikan pedoman oleh organisasi untuk melakukan kegiatan pemasaran yaitu:

   1. Konsep Produksi

         Konsep produksi adalah salah satu dari konsep tertua dalam bisnis. Konsep produksi menegaskan bahwa konsumen akan lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah. Para manajer perusahaan yang berorientasi produksi berkonsentrasi untuk mencapai efisiensi produk yang tinggi, biaya yang rendah, dan distribusi secara besar-besaran.

   2. Konsep Produk

         Konsep ini berpendapat bahwa konsumen cenderung memilih sebuah produk dengan fitur-fitur yang paling bermutu, dan inovatif. Manajer yang memilih konsep ini cenderung menciptakan produk yang superior dan meningkatkannya sepanjang waktu. Yang perlu diwaspadai dari konsep ini adalah acapkali manajer yang menganut konsep ini cenderung terperangkap pada persepsi bahwa sebuah produk akan berhasil hanya bila produk itu berharga, didistribusikan, diiklankan, dan dijual secara memadai.

   3. Konsep Penjualan

         Konsep ini berpendapat bahwa konsumen dan bisnis jika di tinggalkan biasanya akan cukup banyak membeli produk-produk sebuah perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif. Konsep penjualan dipraktikkan paling agresif pada barang-barang yang tidak dicari, barang-barang yang biasanya tidak dipikirkan oleh pembeli untuk dibeli, seperti asuransi, ensiklopedia, dan tempat pemakaman.

         Kebanyakan perusahaan mempraktikkan konsep penjualan ketika mereka memiliki kapasitas berlebih. Tujuan mereka adalah menjual apa yang mereka buat, dan bukan membuat apa yang diinginkan pasar. Akan tetapi, pemasaran yang berbasis pada penjualan agresif membawa resiko yang tinggi. Konsep ini berpandangan bahwa pelanggan yang di bujuk untuk membeli sebuah produk, akan menyukainya, dan jika mereka tidak suka, mereka tidak akan mengembalikannya, atau menjelek-jelekkannya, dan mengadu kepada organisasi konsumen dan tidak menutup kemungkinan bahwa konsumen akan membelinya lagi.

   4. Konsep Pemasaran

         Konsep ini menegaskan bahwa kunci untuk mencapai tujuan perusahaan adalah perusahaan tersebut harus lebih efektif dibandingkan para pesaing dalam menciptakan, menyerahkan dan mengkomunikasikan nilai pelanggan kepada pasar sasaran yang terpilih.

         Konsep pemasaran itu terdiri dari empat pilar yaitu:

     a. Pasar Sasaran

           Sebuah perusahaan akan berhasil secara gemilang jika mereka secara cermat memilih pasar sasarannya dan mempersiapkan program-program pemasaran yang dirancang khusus untuk pasar tersebut.

     b. Kebutuhan Pelanggan

           Memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan tidak selalu sederhana. Beberapa pelanggan memiliki kebutuhan yang tidak mereka sadari. Untuk itu dapat dibedakan lima jenis kebutuhan yaitu: kebutuhan yang dinyatakan, kebutuhan riil, kebutuhan yang tidak dinyatakan, kebutuhan kesenangan, dan kebutuhan rahasia.

     c. Pemasaran Terpadu

           Pemasaran terpadu dapat terjadi pada dua level. Pertama, berbagai fungsi pemasaran (meliputi tenaga penjualan, periklanan, pelayanan pelanggan, manajemen produk, dan riset pemasaran) harus bekerjasama. Semua fungsi pemasaran itu harus dikoordinasi berdasarkan sudut pandang pelanggan. Kedua, pemasaran harus pula di rangkul oleh departemen lain di luar pemasaran.

     d. Kemampuan Menghasilkan Laba

           Tujuan terakhir dari konsep pemasaran adalah membantu organisasi mencapai tujuan mereka. Dalam kasus perusahaan swasta, tujuan utama adalah laba, dalam kasus perusahaan publik dan nirlaba, tujuan utama adalah bertahan hidup dan menarik cukup dana untuk melakukan pekerjaan yang bermanfaat. Meski demikian perusahaan swasta seharusnya tidak bertujuan meraup laba saja. Melainkan mendapatkan laba sebagai akibat dari penciptaan nilai pelanggan yang unggul. Sebuah perusahaan menghasilkan uang karena memenuhi kebutuhan pelanggan lebih baik dibandingkan pesaingnya dan kebanyakan perusahaan tidak menganut konsep pemasaran sebelum dipaksa keadaan seperti: penurunan penjualan, pertumbuhan yang lambat, perubahan pola pembelian, peningkatan persaingan dan peningkatan pengeluaran pemasaran.

 

PEMASARAN INDUSTRI

      Apa sih pemasaran industri itu? Apakah menjual barang untuk di konsumsi seperti pemasaran produk konsumsi? Apa perbedaan pemasaran industri dengan pemasaran produk konsumsi? Saya akan sedikit menjelaskan tentang pemasaran industri agar masyarakat tau jika pemasaran industri itu berbeda dengan pemasaran produk konsumsi.

       Tentunya kita lebih sering mendengar nama pemasaran produk konsumsi. Dan memang didalam kehidupan kita ini, kita lebih banyak membeli produk untuk dikonsumsi secara langsung, sehingga pemasaran produk konsumsi lebih di kenal di masyarakat dibandingkan pemasaran industri. Pemasaran industri dikenal juga dengan nama pemasaran industrial, pemasaran bisnis, perusahaan antarperusahaan dan pemasaran organisasi. Pemasaran industri berbeda dengan pemasaran produk konsumsi, terutama dalam hal penggunaan produk dan konsumen yang dituju, dimana pemasaran industri mengarahkan produknya kepada:

 Perusahaan yang akan menjual kembali produk tersebut

Perusahaan yang membeli produk tersebut untuk membantu proses produksinya, dan

Lembaga atau organisasi yang membeli produk tersebut untuk membantu kegiatan operasionalnya

      Pemasaran industri adalah kegiatan yang memfasilitasi terjadinya pertukaran produk dengan pelanggan dalam pasar industri, mencakup semua perusahaan yang membeli barang dan jasa industri, untuk digunakan dalam memproduksi barang dan jasa yang akan dijual, disewakan atau dipasok kepada konsumen lain. Transaksi dalam pemasaran industri terjadi apabila suatu barang atau jasa dijual untuk suatu kegunaan lain  dan bukan secara langsung untuk dikonsumsi secara personal (Bingham et al., 2005). Contohnya:

 Pemasaran bahan baku phospat ke pabrik pupuk

Pemasaran peralatan boilers ke pabrik gula

Pemasaran mesin tenun ke pabrik tenun

Pemasaran kapal tanker ke perusahaan angkutan minyak

      Contoh yang lebih konkretnya adalah suatu pabrik tekstil membeli mesin tekstil untuk peremajaan mesinnya yang sudah tua atau suatu perusahaan industri otomotif membeli pelat baja (sheet) untuk bahan baku pabrik perakitannya.

 

IMAS SITI MASFUFAH~

           

SUMBER REFERENSI:

DASAR PEMASARAN : Peran Pemasaran Dalam Perusahaan dan Masyarakat oleh: R.T INDRA

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: